Oleh: budisetianto | Desember 19, 2011

..adventure..

Sebuah iklan susu anak di tv yang menggambarkan bagaimana dan seperti apa yang difikirkan oleh seorang anak sanfat menarik.. memang saat saat itu adalah saat mereka melakukan berbagai eksplorasi untuk memenuhi rasa ingin tahunya.. seolag mereka tak punya rasa lelah.. mereka bergerak dan meraih dan memegang apapun yang ada didekatnya.. tanpa peduli resiko yang ada.. yah anak-anak adalah model pembelajar paling tangguh yang kutahu.. mereka tak kenal lelah.. mereka tak takut akan resiko.. dan mereka memiliki motivasi yang sangat tinggi untuk menemukan keberhasilan…

Bulan-bulan ini kedua jagoanku.. mengalami resiko dari keaktifan mereka.. yah. walaupun itu suatu hal yang wajar.. apalagi mereka laki-laki.. kata orang anak laki-laki memang aktif sekali dan tidak mau diam.. Anak pertama bulan ini dua kali terjatuh.. yang pertama disekolahnya.. entah bagaimana.. ia terjatuh dan kepala luka dan mengeluarkan darah.. sampai harus dibawa ke RS segala.. tapi Alhamdulillah kata dokter tidak apa-apa hanya luka luar saja.. nah baru juga kering luka dikealanya.. ia terjatuh lagi ketika bermain bersama saudara-saudaranya di rumah kakeknya.. naik-naik pagar.. entah bagaimana terjatuh dengan tangan kirinya tertindih badannya.. jadilah kubawa dia ketempat urut.. kata tukang urut sikunya bergeser.. dan harus di ikat sampai tiga hari di cek kembali.. (semoga saja tidak apa-apa)…

Anakku yang kedua umurnya baru genap satu tahun tapi gaya eksplorasinya juga demikian kuat.. seolah tak pernah lelah dia terus bergerak berlari dan meraih apa saja yang ada dan menarik perhatiannya..  paling suka dengan air dan binatang-binatang.. suka kejar-kejaran walaupun jalannya masih seperti robot.. :) .. dia juga sudah mendapatkan resikonya.. ketika berlari terjatuh dan bibirnya mencium lantai.. berdarah.. (sempat panik juga.. bayangkan dari bibirnya yg mungil itu mengucur darah..tapi alhamdulillah tidak apa-apa) dan yang kedua dia terjun dari tempat tidur menyebabkan kepalanya benjol..

yah mereka adalah mereka dengan keaktifan dan keriangannya.. mereka asyik dengan petualangannya.. walaupun terkadang membuat hati orang tuanya sedikit cemas dan khawatir (hal yang wajar bukan– asal jangan terlalu berlebihan)..  Kita berupaya mendidik mereka agar menjadi manusia yang mandiri dengan segala kabaikan dan keshalehan.. semoga mereka menemukan hakekat sejati dari kehidupan ini dan untuk apa mereka diciptakan.. semoga Allah SWT senantiasa memberikan kebaikan kepada mereka.. memberikan hidayah kepada mereka.. dan memberikan keberhasilan yang terbaik untuk mereka.. dan untuk kami.. semoga Allah menjadikan mereka sebagai tabungan pahala kebaikan yang berlimpah-limpah untuk kami sampai akhir jaman nanti..

Amiiiin..

buat dua jagoan kecilku..

I love you..

Oleh: budisetianto | September 22, 2011

..semangat..

Semangat itu kadang ada dan menggebu-gebu.. tapi kadang juga loyo menguap seperti asap dihantam angin… entah mengapa.. memang ini fitrah dan sifatnya manusia.. jika ada yang memotivasi pasti semangat juangnya tinggi.. jika melihat sesuatu yang menggugah diri.. pasti citanya meledak memenuhi bumi.. tetapi ketika kambali tersadar dalam alam nyata.. satu dua langkah.. mengapa seringnya surut kembali… Astagfirullah.. begitu susahnya kah menjaga konsistensi untuk sebuah cita-cita..

Entah sudah kali yang ke berapa akupun mengalaminya.. ingin ini.. ingin itu.. mau melakukan ini.. mau melakukan itu.. tetapi semua hanya ada dalam agenda.. karena belum apa-apa semua sudah tertutup dengan jelaga-jelaga malas.. mungkin tidak semua malas.. tapi lebih karena belum mendapatkan peluang dan kesempatan kali ya.. :) — alasan aja…

Paling tidak ada sesuatu yang berubah.. walaupun kita merasa tak tampat terlihat perubahan itu… tetapi itu lebih baik daripada tidak sama sekali.. Ayolah.. semangatku jangan ke berlari-lari lagi.. meninggalkan relung hati dan jiwaku.. kembalilah dan bersatulah dengan setiap aliran darahku.. Semangat..

Oleh: budisetianto | September 22, 2011

.. Kabut dan Cahaya …

Perlahan bergerak meninggalkan stasiun cikini.. Semakin lama semakin cepat berlari meninggalkan jejak waktu yang kulalui hari ini.. Sebuah catatan tentulah kembali tercipta dengan berbagai coretan segala polah dan tingkah manusia..

Terenung jiwaku.. Apakah hari ini aku mendapatkan bintang.. Sebagaimana yang aku berikan kepada balitaku ketika dia mau belajar melaksanakan kewajibannya.. Entahlah serasa aku tak pantas mendapatkan bintang.. Mungkin kabut lebih layak kudapatkan, sebagaimana kehidupan dunia yang semakin hari semakin berkabut..

Aku dan semua orang setiap hari berlari.. Mengejar mimpi, cita-cita dan harapan.. Yang membedakan adalah rute berlari itu.. Mungkin ada yang berbeda setiap hari, atau bahkan ada yang menggunakan rute yang itu itu saja sehingga hapal didalam kepala.. Bahkan seandainya ia berlari dengan mata terpejampun pasti takkan tersesat..

Aku teringat akan sebuah ikrar yang diucapkan seluruh manusia ketika mereka belum tiba di dunia.. Ada dalam AlQuran.. Ketika Allah bertanya “Apakah kalian mengakui Aku sebagai Tuhanmu” maka kita semua menjawab, “ya Engkau adalah Tuhanku”.. tapi setelah kita tiba di dunia.. Perlahan kita melupakan ikrar suci itu.. dan kita tenggelam dalam hiruk pikuk dunia.. tersesat dalam keremangan kabut yang menutupi pandangan.. terseok dan tertatih.. terjatuh dan terbangun.. Itulah mungkin mengapa kemudian Allah mengatakan kita semua dalam kerugian..

Tapi disana.. diatas bukit bukit itu ada banyak cahaya.. walau tidak terlalu banyak tetapi bisa ditandai untuk kita ikuti.. Sayang untuk mendaki bukit bukit itu nampaknya tidak mudah.. penuh peluh dan bahkan darah..

Pilihan itu kembali padaku.. pada manusia.. pada kita semua.. Akankah terus hidup bersama kabut ataukah hidup bersama cahaya…

Commuterline ku terus melaju…. mengantarku menuju tempat melepas penat dari kabut dunia.. kuharap aku bisa menemukan cahaya..

Oleh: budisetianto | September 19, 2011

…semangat lagi…

Setelah selesai berbagai rutinitas yang berhubungan dengan Ramadhan dan Idul Fitri.. kembali saatnya kita memulai lagi bulan-bulan kedepan setelahnya.. Mungkin masih terkenang akan bagaimana suasana mudik ke kampung halaman yang hiruk pikuk.. ataukah mungkin juga teringat dengan sepinya kota tempat kita tinggal karena sebagian besar manusianya pulang ke desa..  yah semoga saja harapan kita agar bisa menjadi insan taqwa bisa Allah berikam walaupun mungkin dengan kadar yang berbeda-beda… sekarang mari mulai kembali kehidupan kedepan untuk bisa lebih baik lagi..

mm… sebenarnya mau menceritakan mudikku kemarin.. setelah hampir 6 atau 7 tahun aku tak menyambangi tempat lahirku itu.. bukan apa.. karena memang keduan orang tuaku ada bersamaku di jakarta.. besok lah…

Oleh: budisetianto | Agustus 4, 2011

Catatan Ramadhanku..

Ramadhan kariim.. ini adalah ramadhanku yang 32 kali atau 17 kali dari masa aku baligh… disisa hidupku yang jenuh dengan dunia.. aku menundukan jiwa dan ragaku dibulan penuh berkah ini.. mencoba untuk menggapai keutamaannya.. mencoba untuk menemukan dan mengambil kemuliaan dan keberkahannya.. mencoba untuk memaksa raga yang semakin tua agar tunduk kepada-Nya.. memaksa jiwa untuk mendekat pada cahaya di atas cahaya.. agar ia menemukan jalan yang seharusnya ia lalui…

Tulisan Sebelumnya »

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.